Candi Borobudur merupakan candi sekaligus monumen Buddha terbesar di dunia. Dibuat sekitar tahun 800 Masehi (masa Dinasti Syailendra) oleh penganut agama Buddha Mahayana. Letaknya berada di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, kurang lebih 100 km barat daya Semarang, 86 km barat Surakarta, dan 40 km barat laut Yogyakarta.
Peninggalan ini ditemukan pada tahun 1814 oleh tentara Inggris yang dipimpin oleh Sir Thomas Stanford Raffles. Pekarangan kuil dibersihkan seluruhnya pada tahun 1835.
Candi Borobudur terdiri dari enam teras berbentuk bujur sangkar dengan tiga pelataran melingkar. Dilihat dari luar, terbagi menjadi dua bagian, yaitu alam dunia yang terbagi menjadi tiga zona di bagian luar, dan alam nirwana di tengah. Pada dindingnya terdapat hiasan 2.672 panel relief dan aslinya berisi 504 arca Buddha. Koleksi relief Buddha yang dimilikinya merupakan yang terlengkap dan terbesar di dunia.
Stupa pintu masuk utama terletak di tengah dan memahkotai bangunan ini. Stupa ini dikelilingi oleh tiga bagian melingkar dari 72 stupa berlubang di mana Buddha duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra dharmachakra (memutar roda).
Candi Borobudur dibangun sebagai tempat pemujaan dan ziarah bagi Sang Buddha. Tempat ini berisi petunjuk bagi orang-orang untuk menjauh dari keinginan duniawi dan mencapai pencerahan dan kebijaksanaan Buddha.
